Bengkalis – SDN 1 Siak kecil Menyemarakkan hari anak nasional dan hari jadi kabupaten Bengkalis ke 514 dengan agenda
1. sosialisasi anti Bulliying, anti Narkoba dan kekerasan pada anak dengan narasumber Forum anak desa Lubuk Muda
2. Deklarasi anti Bulliying, anti narkoba, dan kekerasan pada anak dengan penandatanganan Deklarasi.
3. Ziarah kubur tokoh agama/ Masyarakat desa Lubuk muda.
Kegiatan di hadiri Bambang Irawan, S. Pd. SD,M.M. selalu kepala SDN 1 Siak kecil, Misriah, S. Pd. SD selalu Ketua PKK desa Lubuk Muda,Jusmariana Dwi Aini, SPd Selaku pembimbing Forum anak desa Lubuk muda ,Ketua Forum anak desa Lubuk Muda Muhammadi Auza Hilni dan anggota, Majlis Guru SDN 1 Siak kecil dan OPS juga seluruh siswa siswi SDN 1 Siak kecil.
“Kegiatan memperingati hari anak nasional dan hari jadi Kabupaten Bengkalis yang di lakukan oleh SDN 1 Siak Kecil sengaja di rancang dengan waktu bersamaan dalam rangka kolaborasi dengan pemerintah Desa Lubuk muda melalui Forum anak desa Lubuk sebagai wujud sinergi antara alumni siswa siswi SDN 1 Siak kecil memberikan motivasi, dorongan, inspirasi, kepada adik adiknya untuk tidak melakukan Bulliying, untuk tidak mendekati dan terjerumus pada Narkoba, dan tidak menjadi pelaku atau korban kekerasan pada anak.
Selanjutnya ziarah kubur yang dilaksanakan sebagai wujud memberikan pemahaman, pelajaran dan pengalaman kepada anak didik agar menghormati, mengingat sejarah, dan menghargai orang tua terdahulu yang berjasa memberikan kontribusi pikiran, ilmu dan tenaga umum para pejuang kabupaten Bengkalis terkhusus pada tokoh almarhum dan Almarhumah desa Lubuk muda di samping itu melalui salah satu tokoh pengurus makam Babul Makam Miftahul arifin mengenalkan kepada seluruh peziarah tentang makam makam yang ada Kegiatan inti berziarah kubur yakini dengan pembacaan tahlil dan doa di akhiri tabur bunga dan sesi foto bersama.
Harapan semoga siswa siswi SDN 1 Siak kecil memahami dan tidak melakukan Bulliying, Jauh dari Narkoba, dan Tidak menjadi pelaku atau korban kekerasan pada anak juga menghormati leluhur sebagai pewaris hasanah budaya di daerahnya.
( Pak Cik Efrizal )



















