BENGKALIS – Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Bengkalis Nomor 1094 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan (Perangkat Teknologi Digital (Gawai) di Satuan Pendidikan, SDN 4 Siak Kecil turut mendukung dan melaksanakan kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tertib, aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh murid.
Hal tersebut disampaikan Kepala SDN 4 Siak Kecil Sunarni, S.Ag kepada media ini, Jumat (28/8/2026) dan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah diharapkan dapat membantu murid untuk lebih fokus dalam mengikuti proses pembelajaran, berinteraksi secara langsung dengan guru dan teman, serta mengembangkan sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran.
Menurutnya, penggunaan gawai tetap dapat dilakukan apabila dibutuhkan dalam proses pembelajaran maupun pada kondisi tertentu sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kebijakan pembatasan penggunaan gawai tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan dan sinergi dari lingkungan keluarga,” sebut Sunarni.
Sambung Kepsek, Orang tua juga diharapkan dapat membuat kesepakatan bersama anak mengenai waktu dan kondisi penggunaan gawai, memberikan teladan dalam menggunakan gawai secara bijak, serta mendampingi anak dalam memanfaatkan teknologi. Selain itu, orang tua dapat menyediakan kegiatan alternatif seperti membaca, bermain, berolahraga, membantu pekerjaan rumah, atau melakukan aktivitas bersama keluarga agar anak tidak bergantung pada penggunaan gawai.
“Melalui kebijakan ini, mari kita bersama – sama menciptakan budaya sekolah dan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang murid secara optimal, karena gawai memiliki dampak positif maupun negatif dalam kehidupan sehari – hari,” terang Sunarni lagi
Oleh karena itu, gawai hendaknya digunakan secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan, sehingga teknologi dapat memberikan manfaat positif tanpa mengganggu proses pendidikan dan perkembangan anak.
“Mari kita dukung bersama pembatasan penggunaan gawai di satuan pendidikan dengan membangun sinergi antara sekolah dan keluarga demi terwujudnya pembelajaran yang lebih efektif, disiplin, berkualitas, serta lingkungan yang mendukung masa depan murid,” pungkas Sunarni.
( Pak Cik Efrizal )



















