Kota Depok – Perayaan Lebaran Depok 2026 siap digelar dengan konsep yang lebih meriah dan padat. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 April 2026, akan menyuguhkan beragam pertunjukan seni budaya khas Betawi dan Nusantara.
“Alhamdulillah semua sudah kita susun. Kegiatannya masih mengusung seni budaya seperti tahun lalu, tetapi kali ini lebih padat dan variatif,” kata Ketua Panitia Lebaran Depok 2026, H. Hamzah, Senin (06/04/26).
Rangkaian acara akan dibuka secara serentak di tiga wilayah, yakni Tapos, Cipayung, dan Bojongsari, pada 5 April 2026. Sementara penutupan dijadwalkan berlangsung pada 9 April 2026. Masyarakat akan disuguhkan berbagai pertunjukan budaya, seperti lenong Betawi, tarian Nusantara, hingga hiburan musik.
Panitia juga tengah menyiapkan penampilan band ternama untuk menambah semarak acara, meski masih dalam tahap finalisasi kontrak. Tak hanya hiburan, Lebaran Depok 2026 juga mengusung misi edukasi budaya, khususnya bagi generasi muda.
“Ini menjadi prioritas kami, bagaimana budaya Depok bisa kembali dikenal dan dilestarikan oleh masyarakat,” ungkap Hamzah. Sejumlah tradisi khas Depok akan diperkenalkan kembali, seperti rantangan atau tradisi berbagi makanan, ngaduk dodol, hingga kegiatan bersih-bersih perabotan rumah.
Dengan melibatkan dunia pendidikan, panitia berharap budaya lokal Depok semakin dikenal luas dan berpotensi diintegrasikan ke kurikulum pendidikan. “Ini sangat potensial untuk diusulkan, agar budaya Depok bisa masuk ke dalam kurikulum, sehingga generasi muda memahami sejarah dan budaya leluhurnya,” tutupnya.
( Mila )



















